Saturday, March 9, 2013

THE HYDE. Perjalanan Sang Vampir

Belum lama ini ternyata solois sekaligus vokalis band rock Jepang L’Arc en Ciel merilis autobiografinya. Tentunya ini menjadi angin segar untuk para fans Laruku khususnya si vokalis, Hyde. Bagaimana tidak? Sebelumnya Hyde selalu menutup rapat kehidupan pribadinya. Bahkan Hyde enggan untuk mengungkapkan identitas aslinya, termasuk nama lengkapnya. Sampai dengan saat ini, Hideto Takarai disebut-sebut sebagai nama asli dari Hyde.  


Dengan berani, judul nya pun diberi tajuk 'THE HYDE'. Sama halnya dengan autobiografi lain yg pastinya mengupas seluk beluk dari sang penulis itu sendiri. Sayang sekali bukunya masih menggunakan bahasa Jepang, dan sepertinya belum dirilis dalam bahasa lainnya. Secara resmi buku ini dirilis pada 29 Januari 2012, terdiri dari 26 bab, total 192 halaman. Orang yg paling sering menulis lirik untuk lagu L’Arc en Ciel ini akan mengungkapkan kehidupan pribadinya yg penuh dengan misteri layaknya seorang vampire. Dalam beberapa wacana pun disebutkan bahwa Hyde mengaku jelmaan dari sosok  vampire. Bahkan band bentukan-nya bersama dengan gitaris bernama KAZ diberi nama VAMPS.

Filosofi-nya tentang wanita begitupun tentang hidup dan mati akan di deskripsikan dari sudut pandang seorang Hyde. Nah, cieler wajib punya nih. Penasaran bukan? Coba dulu icip versi pdf-nya sembari nunggu bukunya masuk pasaran Indonesia. Nikmatin dulu aja liat gambarnya kalo gak paham sama bahasa nya. Enjoy!! 



Baca Selengkapnya...

Friday, March 8, 2013

Live Report : 19th Mega Bazzar Computer 2012

Inilah pesta akbar komputer yg diadakan tiga kali dalam setahun yg selalu bertempat di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam setahun bisa digelar event serupa namun dengan nama event yg berbeda, biasanya Indocomtech dan IT&Cellular Show. Acara ini digelar rutin untuk melepas dahaga para pecinta komputer dan gadget freak. Event ini juga diadakan serentak di 6 kota besar lainnya, Bandung, Medan, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar (untuk detail lokasi silahkan googling). Thanks to Dyandra Promosindo selaku pihak penyelenggara. Lanjut baca nya guys! 


Seperti biasa, event ini menawarkan banyak sekali promo dan diskon dari berbagai vendor teknologi dan telekomunikasi. Dari tahun ke tahun pengunjung nya terus meningkat dikarenakan memang pasar di Indonesia tak pernah tidur. Bisa diliat dari area parkir motornya saja sudah penuh sesak, apalagi area parkir mobilnya. Dengan HTM seharga 10rb saja pada weekdays dan 15rb pada weekend nya. Event ini diselenggarakan mulai dari 6 – 10 Maret. Tak ketinggalan pihak pengelola memberikan doorprize di hari tekakhir pameran. Biasanya para vendor akan memberikan promo dan diskon habis-habisan di hari terakhir atau penutupan. Sudah bisa dipastikan pengunjung akan membludak menjelang weekend, bisa 3x lipatnya dr weekdays. 


Di booth Smartfren memberikan hadiah gratis ponsel Cuma-Cuma dengan melakukan Harlem Shake. Pemenang nya adalah dia yg melakukan Harlem Shake dengan hebohnya, cukup menarik bukan? Ada juga dari booth erafone yg memberikan program clearance sale 90%, wow! Untuk mekanisme nya adalah pengunjung dapat membeli produk dari Nokia, Samsung ataupun brand lain yg barang nya adalah sisa stok. Pengunjung wajib memeriksa kondisi ponsel. Stok terbatas namun yg berminat pada antre. Hal lainnya adalah tidak ada garansi untuk produk tersebut. Sayang nya, yg baru tersedia hanya dari brand Venera


Ruang pameran dibagi menjadi 3 venue. Secara keseluruhan kalian dapat mengunjungi semua area. Untuk venue 1 dan 2 disiisi berbagai vendor teknologi maupun komunikasi. Untuk venue 3 dikhususkan untuk para gamer karena selama event ini berlangsung juga diadakan game competition. Ada juga di antara booth gadget, terdapat beberapa booth dari Gramedia yg memberikan potongan harga. Di sisi ruang yg lain ternayata juga terdapat pameran fotografi. Pameran kali ini lumayan lengkap. 


Segera kunjungi untuk sekedar refreshing ataupun serius buyer yg sudah punya sasaran empuknya. Bagi yg sedang memburu ponsel ataupun gadget impian, silahkan mencoba peruntungan nya disini karena banyak sekali promo berlangsung. Well….see you in the next event, enjoy!!! 


Baca Selengkapnya...

Thursday, March 7, 2013

4 Colours in A Rainbow, Buku Tentang L'Arc en Ciel

Tak banyak media cetak mengupas tentang musisi Jepang, khususnya pada band. Apalagi Indonesia belakangan tengah terjangkit virus 'K-POP'. Sehingga makin tergusurlah kepopuleran musisi asal Jepang. Kepopuleran artis maupun band Jepang hanya terbatas pada suatu komunitas tertentu. Kalaupun ada kebanyakan sumbernya berasal dari internet. Secara tidak sengaja, Saya menemukan sebuah buku yg sangat menarik perhatian. Buku tersebut berjudul '4 Colours in A Rainbow'. Ternyata setelah diperhatikan baik-baik dari dekat, buku tersebut mengupas perjalanan band besar dan legendaris kenamaan Jepang, L’Arc en Ciel. Mau tahu lebih lanjut? lanjutkan membaca ya guys! 


Isinya menggambarkan mulai dari masa menjadi band indie yg manggung dari kafe ke kafe, hingga menjadi satu-satu nya band Jepang yg sampai saat ini berhasil menggelar konser di Madison Square Garden (MSG), New York. Coba bloggers googling untuk mencari tahu sejarah MSG

Tak lepas peranan masing masing member juga di gambarkan disini. Masa kecil, sekolah, kelurga, cinta, hingga karir personal. Sejumlah Penghargaan yg berhasil diterima sampai mengungkap beberapa lagu yg tidak dirilis. Banyak juga foto yg sebelumnya tidak pernah di publish untuk konsumsi umum. 

Sesungguhnya kalian bisa dapat informasi tersebut tentunya lewat internet. Dan buku ini hanya merangkum semua informasi tersebut dengan gaya bahasa si penulis. Dengan harga di bawah 50rb, Saya rasa pantas untuk di jadikan koleksi. Apalagi untuk kalian para fans Laruku harusnya wajib beli nih, ayo tunjukan kalau kalian memang fans sejati. Meskipun Saya termasuk salah satu fans mereka, ternyata masih banyak sekali ketinggalan update. 

Untuk bocoran aja nih guys, ternyata menurut informasi buku ini konser Laruku '15th L'Anniversary' menempati peringkat keempat 'Top Ten Concert and Live Performance'. Mengalahkan Queen saat konser di Wembley Stadium tahun 1986. Fantastisss! 

Penulis Buku : Rama Wibi
Baca Selengkapnya...

Tuesday, March 5, 2013

Smartfren Andromax-U, Besar Cepat Canggih

Rupanya provider sekaligus vendor lokal untuk gadget, Smartfren, sedang gencar-gencarnya melakukan inovasi dan ekspansi. Belum lama mereka merilis New andromax Tab 7.0 disusul Andromax-I, Smartfren kembali menggempur pasar indonesia dengan smartphone teranyar nya, Andromax-U. Lantas apa yg membedakan nya dengan sang kakak? Benarkah kemampuanya digadang-gadang menyaingi smartphone seharga 3jutaan? Well....who knows? Check it out!  


Bentuknya sebelas-dua belas dengan si Maxi. Namun memang layarnya sudah lebih besar menjadi 4.5 inch (sebelumnya hanya 4 inch), cukup lebar. Sudah menggunakan teknologi layar IPS tipe OGS. Kerapatan pixel 540x960 (256ppi pixel densitiy). Waw, dari layarnya tampak begitu mengesankan untuk kelas smartphone lokal. Satu hal yg menarik adalah, apabila dalam kondisi layar off maka border hampir tidak terlihat, totally blackout, cool!! Hal tersebut serupa dengan Google Nexus 7. Terdapat LED indicator, gampang nya fitur ini mirip notifikasi pada handset Blackberry yg menyala jika mendapat sms atau bbm.

Prosesornya sudah digenjot menjadi 1.2ghz (sebelumnya 1ghz) tetap dengan dual-core nya. Dengan GPU Adreno 203. Smartfren juga telah mengupgrade RAM menjadi 768mb (sebelumnya 512mb). Dengan begitu kemampuannya memainkan game HD dan memutar film terbilang di atas rata-rata. 

OS yg digunakan masih berjalan pada ICS, namun diinformasikan bahwa akan ada update untuk OS jellybean

Tak tanggung-tanggung, untuk pencitaraan image Andromax-U di suntikkan kamera belakang 8mpix kemudian kamrera depan 2mpix. Fungsi LED Flash tak luput untuk hasil yg lebih baik. 

Smartphone ini juga tetap dengan fitur dual-on. CDMA sudah di lock sehingga hanya dapat di pasangkan dengan kartu Smartfren, dan ukurannya pun Micro-RUIM. Untuk GSM dapat di pasangkan provider apapun dengan ukuran SIM standar. Untuk jaringan CDMA sudah mendukung jaringan EVDO Rev A, namun untuk jaringan GSM-nya hanya berjalan di lajur 2G (EDGE). 

Internal storage mencapai 4gb. Tersedia slot Micro-SD untuk menambah kapasitas. Sepertinya perangkat inipun tidak diberikan tambahan Micro-SD gratis. 

Batrai Andromax-U sudah diperbesar menjadi 1800mah (sebelumnya 1630mah). Namun untuk hal efisiensi daya kembali kepada penggunaan masing-masing.

Bagaimana bloggers? Fantastis bukan spesifikasi teknis Smartfren Andromax-U? Yakin deh bikin laper mata. Bloggers dapat nebus ini Smartphone seharga 1.499juta saja. Dengan harga segitu udah bisa ngerasain fitur layaknya smartphone kelas atas. Tak heran penjualannya di beberapa konter hape, bahkan galeri resminya kehabisan stok saking larisnya. Bahkan ada beberapa toko meraup keuntungan dengan menaikkan harga menjadi 1.7jt saking langkanya. 

Tapi tunggu dulu bloggers, ternyata banyak testimonial kurang memuaskan dari pengguna Andromax-U ini yg menyatakan masih banyak bug nya, semisal suka restart sendiri, indikator batrai tidak akurat, volume tiba-tiba mengecil dsb. Bukan bermaksud menjatuhkan, namun disini diharapkan bloggers bisa jeli terhadap kekurangan yg masih ada pada Maxu. Dan mengikuti terlebih dahulu perkembangan terakhir produk ini sebelum akhirnya memutuskan membeli. Kita tunggu saja agar produk ini stabil baik dari harga, hardware ataupun software nya. 

Malah kabarnya nih, pihak Smartfren akan segera merilis Smartphone dengan nvidia Tegra3 yg hanya dibanderol 2.5jutaan. Well....Saya sendiri sangat “ngiler” liat spek Andromax-U tapi rasanya akan lebih baik menunggu dahulu, apalagi jika berita Tegra3 tadi benar adanya. Akan buang- buang dana jika melihat track record perilisan produk-produk dari Smartfren jeda waktunya tidak terpaut jauh. Seperti hal-nya antara Andromax-I dengan Andromax-U. Anyway...the choice is yours.
Baca Selengkapnya...

Acer Iconia Tab A501 Review

Perang tablet computer telah dimulai beberapa tahun silam. Masing-masing vendor berlomba merebut hati para calon konsumen dengan menawarkan tablet dengan segudang spek, fitur, dan harga yg sudah cukup terjangkau untuk ukuran kantong orang Indonesia. Untuk pertama kalinya, Saya membuat review singkat dan seadanya namun berbobot untuk sebuah tablet computer. Tentunya review ini bersifat subjektif, so don’t take it seriously, dude. enjoy!!! 

Apa yg membuat tablet ini lebih menonjol dr tablet lainya adalah layarnya yg berukuran 10inch, dimana agak lebih besar dr ukuran layar tablet pada umumnya yaitu 7inch. Dengan teknologi layar TFT WXGA, ditunjang dengan kerapatan pixel-nya mencapai 1280*800 dan dengan kedalaman 256rb warna, sayangnya belum sampai 16jt warna. Seandainya saja Tab ini sudah mendukung teknologi layar IPS.

Secara default, tablet ini sudah menggunakan sistem operasi android versi 3.0 (Honeycomb). versi ini terbilang sudah mumpuni kala itu. Untuk tablet dipasaran sudah ada yg mengadopsi android versi 4.0 a.k.a Ice Cream Sandwich, bahkan ada yg versi teranyar 4.1 a.k.a Jelly Bean (google nexus 7). Untuk menyaingi kompetitor, pihak Acer secara resmi mengeluarkan update untuk Acer Iconia Tab A501 dengan merilis versi ICS untuk OSnya. Kabarnya tab ini akan lebih joss jika dilakukan root dan menginstal “custom rom” dibanding “stock rom” bawaan Acer. 

Sudah menggunakan CPU Dual-Core ARMcortexA9 1Ghz, dan GPU Nvidia Tegra2, walaupun teknologi Tegra3 telah hadir di pasaran. Setidaknya sudah lebih dari cukup mumpuni untuk menjalankan game HD maupun film dengan resolusi max 720p. jika dipaksakan memutar film dengan resolusi 1080p, maka terjadi lag yg cukup menganggu. 


Dipersenjatai dengan RAM 1gb berjenis DDR2, meskipun tablet sejenis yg beredar dipasaran sudah ada yg berjenis DDR3. 

Urusan gaming tidak perlu dipusingkan. Game HD sekalipun dapat berjalan baik di Tablet ini. Pokoknya diluar dari yg bisa kalian bayangkan.



Internal storage mencapai 16gb ataupun 32gb. Rasanya dengan ukuran 16gb saja sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan akan space kosong. Kecuali kalian termasuk gamer atau hobi nonton yg pastinya membutuhkan banyak space kosong bisa terbantu dengan hadirnya slot Micro-SD, support up to 32gb. 

Untuk kebutuhan browsing, tablet ini gunakan wifi maupun jaringan HSDPA karena dapat disematkan dengan kartu sim (GSM Only) ukuran standar (bukan Micro-sim). Meskipun tersedia slot sim card GSM, tapi hanya mampu digunakan untuk layanan SMS saja (dengan menginstal aplikasi pihak ketiga terlebih dahulu), tidak mendukung panggilan telepon. 

Terdapat port jack audio 3.5, micro-usb, dan slot usb standart, tak ketinggalan ada port hdmi, sangat lengkap untuk ukuran tablet yg beredar saat ini. Kehadiran slot usb standart sangat membantu kalian yg sekedar ingin membuka atau bertukar file via flashdisk ataupun portable HDD. Rasanya masih jarang ditemui tablet dengan kelengkapan seperti ini. 

Untuk mengabadikan gambar ataupun video, iconia dilengkapi dengan dual-camera, front and rear. Kamera depan dengan 2MP, sedangkan untuk belakang nya 5MP lengkap dengan flash. Sudah support rekam video up to 720p namun tetap dalam format 3gp. Untuk hasil fotonya ya tidak bagus namun juga tidak jelek. Lagipula fitur kamera pun percuma disematkan di tablet pc, lebih prefer gunakan ponsel berkamera yg lebih praktis.

Untuk asupan daya, Acer Iconia Tab A501 hanya dibekali baterai sebesar 3260mah yang dirasa kurang, sehingga pemakaian baterai termasuk boros. Hal tersebut wajar saja jika mengingat bahwa tab ini mempunyai dimensi layar yg luas sehingga membutuhkan daya lebih untuk menampilkan gambar. 

Untuk kalian yg termasuk audiophile, bersukurlah karena tablet ini telah disuntikkan teknologi canggih dr Dolby. Yap, dengan Dolby Mobile Technology ini memungkinkan kalian mendapatkan kualitas sempurna untuk urusan tata suara, baik melalui speaker ataupun headset. Untuk saran aja nih, khusus untuk headset, coba gunakan yg berkualitas bukan yg sekali pakai langsung jebol biar suara yg keluar maksimal. Gunakan juga aplikasi pihak ketiga untuk pemutar musiknya seperti poweramp untuk hasil suara yg lebih cetar membahana. Oya, bisa juga digunakan untuk pairing Bluetooth headset loh… 

Di sisi bentuk, body-nya termsuk kokok Karena dilindungi oleh lapisan aluminium di bagian belakang-nya, pokoknya solid bin kokoh, mantap dalam genggaman. Bentuknya yg agak “gendut” dan “lebar” membuatnya berbeda dari pesaingnya. Namun akibat Hal tersebut, kompensasinya teletak pada bobot tablet ini. Cukup membebani tas dan tanganmu. 

Untuk harga yg terbilang sesuai dengan apa yg ditawarkan oleh pihak Acer, rasanya cukup adil jika tablet ini banyak peminatnya meskipun tidak sepopuler iPad keluaran Apple, ataupun Galaxy Tab produksi Samsung. Layar 10inch menjadi nilai plus tersendiri untuk Iconia. Ditambah bantuan grafis dari Tegra2 dan Tentunya dengan adanya slot SIM card, makin membuat tablet ini patut diperhitungkan kehadirannya.
Baca Selengkapnya...